Hati-Hati Berlalulintas!

67 % korban kecelakaan lalu lintas berada pada usia produktif (22 – 50 tahun). Menjadi perhatian kita semua: sekitar 400.000 korban di bawah usia 25 tahun yang meninggal di jalan raya dengan rata-rata angka kematian 1.000 anak-anak dan remaja setiap harinya (http://www.bin.go.id). Faktor penyebab utama kecelakaan lalulintas adalah kelalaian manusia. Oleh karena itu diperlukan kesadaran berlalu lintas yang baik bagi masyarakat, terutama kalangan usia produktif. Silahkan simak slide di bawah ini: Pengembangan Nilai nilai Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Lalu Lintas. 

Marilah berkampanye untuk keselamatan di jalan raya. Caranya dengan:

  1. Kesadaran diri. Hati-hati berkendara atau melintas di jalan raya. Kehati-hatian sangat penting untuk menjamin keselamatan diri dan orang lain.
  2. Ikuti kampaye keselamatan berlalulintas seperti safety riding. Disini kita akan diajari cara menyiapkan atau mengecek kendaraan sebelum berangkat, saat berkendara dan setelah berkendara. Kelengkapan standar apa yang perlu dikeakan juga disampaikan dalam kampanye safety riding.
  3. Patuhi rambu-rambu lalulintas. Rambu lalulintas adalah salah satu petunjuk keselamatan di jalan raya.

Demikianlah semoga kita dapat berkendara dan memanfaatkan jalan raya dengan aman, tertib dan berkontribusi dalam penurunan angka kecelakaan lalulintas. Jangan diam apabila kita bisa berbuat yang terbaik dalam berlalulintas di negeri ini.

Leave a Reply