Dengan Blog Pembelajaran menjadi Kreatif

Sebagian besar siswa mempunyai Handphone atau perangkat seluler yang terhubung akses internet. BBC Indonesia menyebutkan bahwa rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu 181 menit per hari untuk bermain handphone. Indonesia juga merupakan negara dengan penggunaan internet termasuk 10 besar di dunia dan memanfaatkan search engine google sebagian besar untuk hiburan dengan membuka musik, video, film, ataupun game.

BLOG FOR

Hal ini berarti masih kecil presentase yang digunakan untuk pendidikan. Perannya masih banyak menjadi user atau pengguna internet belum menjadi pemain dalam berinternet. Mudah-mudahan para guru bukan hanya menjadi user saja namun sudah mencoba menjadi pemain dengan mengelola web atau blog dan media sosial untuk pembelajaran kreatif.

Dengan perkembangan IPTEK dan berlakunya kurikulum 2013, maka peran dan fungsi guru harus mengalami penyesuaian dan perubahan mindset pembelajaran. Pembelajaran yang menarik / kreatif sudah menjadi kebutuhan siswa. Apalagi pembelajaran dengan konsep student oriented.

Kurikulum 2013 menuntut kemampuan guru agar mengalami penambahan sehingga dapat menerapkan cara belajar yang diinginkan. Berikut merupakan perbedaan cara belajar dari guru jaman dulu dan jaman sekarang:

  1. Belajar menghafal.
  2. Belajar lebih banyak dengan menghafal buku atau materi.
  3. Guru menjelaskan siswa mendengarkan.
  4. Harus mencari guru apabila ingin bertanya atau minta penjelasan lebih lanjut.
  5. Sumber belajar dari buku.

Guru jaman sekarang:

  1. Belajar dengan variatif. Tidak hanya atau harus menghafal, juga mencari materi.
  2. Siswa dapat bertanya dan materi tidak hanya dari guru, siswa dapat belajar ke orang lain atau mencari di internet.
  3. Tidak harus mencari guru apabila ingin bertanya atau minta penjelasan lagi. Siswa dapat bertanya ke guru melalui hp, media sosial, atau wesite guru.
  4. Sumber belajar bervariasi tidak hanya buku, bisa web, e-book, aplikasi, dll.

Melalui tulisan ini, saya akan menyampaikan dan berbagi bahwa blog dapat menjadi media dan sumber belajar dalam pembelajaran yang aktif dan kreatif. Blog tidak hanya dapat dimanfaatkan saat pembelajaran namun juga di luar jam pembelajaran.

Blog merupakan website gratis (ada juga yang berbayar) untuk memuat konten yang telah dihasilkan oleh guru. Belajar blog secara otodidak lebih mudah karena sudah disediakan panduannya oleh penyedia domain seperti blogspot, wordpress, tumblr, kompasiana, dll. Yang perlu dipelajari lebih lanjut adalah apabila ingin tampilan blog lebih dinamis dan menarik dan pengisian konten tidak sekedar tulisan atau teks. Isi sebuah web atau blog termasuk media sosial sudah berkembang demikian pesat sehingga perlu memiliki kemampuan untuk membuat atau mengirimkan data berbentuk gambar, animasi, suara, video, dan presentasi, Hal inilah yang akan membuat sebuah blog atau web akan menarik dan dapat dijadikan sebagai sumber dan media pembelajaran.

Ada tiga pilar penting bagi guru untuk menjadi pemain di internet yang berkaitan dengan pembelajaran bagi siswa yaitu:

  1.  Belajar menulis dan membuat media pembelajaran.
  2.  Belajar komputer terutama aplikasi office dan desain web (pemanfaatan TIK).
  3.  Belajar Blog.

Ketiga pilar tersebut merupakan kekuatan dahsyat sebagai guru pemain di dunia maya. Secara sederhana blog yang bertemakan pembelajaran dapat diakses oleh siswa pada saat kegiatan belajar mengajar dan kemudian memberikan interaksi langsung dalam bentuk komentar atau respon secara on line adalah e-learning yang sederhana.

Untuk mengoptimalkan blog sebagai sumber atau media pembelajaran (e-learning), kita harus mengkustomisasi desain dan template, memasukan links (embed html) dari pihak lain seperti youtube.com, slideshare.net, scribd.com, google drive, dan sebagainya. Kita ambil contoh tayangan presentasi powerpoint, presentasi dapat berjalan seperti saat kita menayangkan secara off line (manual di komputer) dengan bantuan slideshare.net ataupun google drive.

Setelah blog siap, berisi konten pembelajaran yang meliputi materi pembelajaran, presentasi materi, latihan soal, dsb maka ketika mengajar blog dapat ditampilkan sebagai media dan sumber belajar. Interaksi dapat secara langsung baik langsung secara fisik maupun on line.

MANFAAT BLOG BAGI PEMBELAJARAN

Manfaat menggunakan Blog sebagai sumber dan media pembelajaran antara lain:

  1. Sebagai website gratis (meskipun ada yang berbayar) yang terbuka untuk dieksplorasi oleh admin atau pemilik blog setara dengan website sebagai portal pembelajaran.
  1. Dapat dibuka dengan perangkat elektronik apapun (HP, Tab, Notebook, dsb) dengan tampilan yang menyesuaikan.
  1. Dapat menampilkan (support) file gambar, animasi, suara, video, presentasi, e-book, pdf, dll.
  1. Dapat berkomunikasi secara optimal dengan embed links dari berbagai akun media sosial seperti facebook, twitter, feedburner, dsb.
  1. Dapat dibangun untuk e-learning.
  1. Sebagai bagasi dan untuk menampilkan (view) file-file terutama perangkat pembelajaran dan media pembelajaran.

Sebagai simpulan, blog telah menjadi kebutuhan dalam dunia penulisan maupun sosial media edukasi. Mari kita membuat BLOG untuk pembelajaran. Bagi yang sudah punya, mari kita tingkatkan BLOG menjadi sumber dan media pembelajaran dengan konten yang bervariasi (gambar, animasi, suara, video, latihan soal, e-book, dll). Dengan embed link ke media sosial, blog dapat digunakan secara interaktif untuk berkomunikasi dengan siswa atau pengunjung, baik komunikasi berbentuk teks, suara maupun video conference. Akan lebih menarik dan optimal apabila kita bangun blog pembelajaran yang aktif dan kreatif sebagai portal e-learning. Nah tunggu apa lagi?

Semoga tulisan ini dapat menambah inspirasi bagi rekan-rekan guru pembelajaran kratif dalam mendidik generasi emas bangsa menuju kecerdasan dan budi pekerti yang lebih beradab dan membanggakan para guru, orang tua, bangsa dan negara.

Leave a Reply