• Dengan Blog Pembelajaran menjadi Kreatif

    Sebagian besar siswa mempunyai Handphone atau perangkat seluler yang terhubung akses internet. BBC Indonesia menyebutkan bahwa rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu 181 menit per hari untuk bermain handphone. Indonesia juga merupakan negara dengan penggunaan internet termasuk 10 besar di dunia dan memanfaatkan search engine google sebagian besar untuk hiburan dengan membuka musik, video, film, ataupun game. [Read More…]

  • Berbagi Informasi dan Menulis melalui Blog

    Kalau ke perpustakaan ajaklah saya

    Janganlah lupa buka katalog

    Anda ingin pupuler di dunia maya

    Sudah saatnya membuat BLOG

    blog menolak diamHomepage menolakdiam.com                                 

    Magetan kota yang indah

    Gunung Lawu berpuncak tinggi

    Bila kencan ingin ceria dan mudah

    Melalui Blog kita berbagi

    Itulah pantun jenaka mengapa kita perlu membuat blog teman-teman. Kita bangsa Indonesia perlu menguasai jagat maya karena jumlah penduduk kita yang besar lebih dari dua ratus juta jiwa. So, kita akan jadi pemain, bukan penonton, apalagi setelah ASEAN Economic Community 2015. Kita akan bergaul dan berbagi dengan orang dari seluruh negara ASEAN, maka dimanakah dan berapa jumlah blogger Indonesia? Masa kalah dengan negara tetangga? Enggak lah.

    Setiap orang tentu memiliki cerita masing-masing yang alangkah indahnya apabila dapat dibaca oleh orang lain. Tentunya tidak semua cerita pribadi dapat dishare dengan orang lain. Menuangkan gagasan atau cerita ke dalam bentuk tulisan diperlukan ketelatenan, kesabaran dan keuletan, terlebih apabila akan dipublish ke media sosial khususnya. Menulis ini perlu dilandasi dengan niat.

    [Read More…]

  • Satu Suara dalam Rafting yang Memicu Adrenalin

    Bersiap untuk rafting di Kampung Ulu untuk Rafting atau arung jeram, ya …. olahraga ini mengadu dan memacu adrenalin, menguras emosi dan kekompakan tim. Satu juara jangan diam dan teriak waaaaaaa ……… seru ……. Acara fun rafting yang dihelat Smapala (SMA 5 Pecinta Alam) tanggal 25 November 2014 ini diikuti 29 peserta. Peserta dibagi menjadi 6 boat atau kapal. Setelah transit di embarkasi rafting Kampung Ulu Magelang, peserta menuju starting point di sungai elo (elo river). Semuanya telah siap dan melakukan pemanasan.
    Untunglah jam 10.00 WIB cuaca cerah agak berawan sehingga perjalanan menyusuri sungai tidaklah panas. 29 peserta siap semua terjun ke sungai dan ber-rafting menyusuri sungai dengan panjang 13 km. Bayangkan, nantinya perlu waktu 3 jam santai untuk menikmatinya. Asyik bro!

    rafting02

    Tibalah menyusuri sungai Elo yang airnya masih alami, artinya tidak ada pencemaran atau polusi di sungai. Sejak dari start, medannya sudah terbayang: banyak jeram, batu-batu besar di sungai, kedalaman sungai, tebing tinggi, dan sebagainya. Waduh, adrenalin musti siap nih.

    Setelah pemanasan siap terjun ke air.

    Kita menikmati hijaunya pepohonan dan banyaknya air terjun di bibir sungai, suara alami alam masih nyaring terdengar, penduduk lokal memancing ikan, dan masih banyak lagi. Kehidupan pinggir kali beserta penduduknya yang sebagian mencari ikan dengan berbagai cara seperti memancing, anco, seser, dan sebagainya. Raut kegembiraan apabila kail memperoleh ikan.

    Ternyata di tengah perjalanan sungai kami berjumpa dengan beberapa boat dari berbagai rombongan rafting seperti dari Wonosobo, Yogya, Kab. Semarang, dan sebagainya. Akhirnya selain nambah teman juga nantinya asyik untuk perang-perangan air. Kadang kami balapan boat, saling memepet, dan bercanda. Suasana makin asyik.

    Berikutnya saatnya taantangan!!! Boat harus memilih jalanan air yang enak / datar dan penuh tantangan. Sesekali dengan arus yang deras kapal menabrak batu tebing yang tinggi. Lalu dengan tenaga yang kuat didayung menghindari batu-batu besar yang menjulang ke langit.

    Atraksi rafting yang mendebarkan.

    Batu-batu itu musti ditaklukan agar boat tidak bolak-balik nabrak, so, dayungan kudu kuat. Ya kayak gaya Dji Sam Su gitu. Sesekali boat oleng dan perlu kekompakan tim agar tidak terbalik. Sempat boat hampir terbalik dan air menggenangi boat. Seorang kawan kami juga terlempar ke dalam kali sehingga gelagepan mau tenggelam, untungnya pelampung dipasang kuat, jadi cuma mengapung, malah asyik tak mau diangkat ke boat. Wah percuma nolong…..

    Sampai jumpa di rafting kali progo yang lebih menantang juga karena sudah lulus di kali Elo.

    Yang seru adalah ketika perang kapal, ada aksi saling lempar air dan tabrakan kapal. Ya kayak adegan film pirates garibean gitu. Boat yang ditabrak kalau bisa dijungkirkan agar seluruh penumpang tenggelam. Wah seru ini karena melibatkan tim lain juga selain Smapala. Setelah setengah perjalanan kami singgah di rest area dulu. Agendanya minum kelapa muda dan snack penambah kekuatan mendayung. Istirahat selama setengah jam. Setelah istirahat perjalanan dilanjutkan ke finishing point selama satu jam.

    Selama ke sana lebar sungai menyempit dan medannya naik turun. Dan sampailah di finish. Alhamdulillah semua selamat dan sehat.

    Bagi anda yang akan mengikuti rafting, alangkah baiknya membaca tips rafting yang kami dapatkan dari pemandu yaitu:

    1. Berdo’a dan pastikan kondisi badan atau jasmani sehat. Hal ini penting sebab daya tahan tubuh sangat dibutuhkan. Disamping itu selama perjalanan rafting tidak boleh turun kecuali rest area resmi.
    2. Memakai pakaian yang tidak mudah menyerap air supaya suhu badan tidak mudah turun apabila basah dan turun di air.
    3. Pakai dan gunakan perlengkapan resmi yang ada.Perlengkapan ini biasanya sudah satu paket dengan peminjaman boat. Pakailah helm dan pelampung dengan baik sesuai standar untuk keselamatan. Atur kelonggaran dan kekuatan tali helm dan pelampung agar nyaman.
    4. Lakukan pemanasan terlebih dahulu supaya badan kita lebih siap. Hal ini akan menghindarkan kita dari kram, anggota badan yang kaku, dan sebagainya.
    5. Atur posisi duduk di pinggir boat, jangan di tengah. Atur keseimbangan agar kapal stabil dan tidak oleng. Posisi duduk ini biasanya akan diatur oleh pemandu dan disesuaikan dengan berat badan.
    6. Teknik mendayung. Gunakan teknik mendayung yang baik sesuai dengan tempat dimana anda duduk. Kekompakan penting untuk mengatur cepat tidaknya kapal.
    7. Jika anda terjatuh dari kapal atau kapal terbalik maka janganlah panik sebab anda telah memakai jaket pelampung yang tidak akan membuat anda tenggelam. Apabila posisi tenang maka akan mengapung dengan stabil. Apabila anda dapat berenang maka dapat menuju ke kapal dengan pelan-pelan.
    8. Setelah selesai berdo’a. Kemudian turunlah dengan pelan, apabila anda sudah turun bantulah teman anda yang hendak turun dengan memegangi kapal atau orangnya sebab dengan semakin berkurangnya beban di kapal maka kapal akan tidak stabil dan mudah hanyut.

    Demikian tips yang dapat kami berikan, selamat berarung jeram dan raihlah kepuasan, kekompakan dan kemerdekaan berekspresi sesuai hobi dan kebutuhan tim. Jangan lupa kehati-hatian tetap penting. Dalam rafting….. jangan diam…. bersuara lah …… AKU BISAAA …..